TOP’ing Gunung Batur

GUNUNG BATUR
Saya tidak akan mencoba menjelaskan sejarah Gunung Batur, tapi berdasarkan informasi yang saya dapatkan, Gunung Batur yang terletak di Kintamani, Kab. Bangli merupakan Gunung tertinggi kedua di Bali setelah Gunung Agung. Memiliki ketinggian 1717 mdpl, Gunung Batur termasuk Gunung Api yg aktif. Terakhir meletus pada tahun 2000. Letusan besar pada 2 Agustus dan 21 September 1926 memusnahkan Pura Ulun Danu Batur dan desa Batur. Pada tahun 2011 lalu GHC (Green Heaven Crew) pernah melakukan pendakian di Gunung Batur.

PERJALANAN
Gunung Batur adalah gunung berapi, sehingga 3/4 medannya merupakan bebatuan dan pasir. Perjalanan dari Denpasar menuju Kintamani sekitar 2 jam, Kami memutuskan untuk melakukan pendakian dimalam hari pukul 19:00. Sampai di sebuah lapangan di kaki Gunung Batur, ada lahan parkir luas yang memang disediakan untuk para wisatawan.

PERSIAPAN SEBELUM PENDAKIAN
Pertama kali yang harus dilakukan adalah melapor kepada petugas berwenang setempat. Dalam hal ini adalah POLSEK Bangli, POSnya sendiri ada di sebelah jalan utama Kintamani – Bangli tepat sebelum masuk jalan menuju danau. Ada 3 pelinggih yang kami singgahi sebelum pendakian, meminta petunjuk, kelancaran selama pendakian. Berdasarkan pengalaman kelengkapan yang perlu dibawa jangan terlalu berlebihan, selain untuk menghemat pengeluaran, juga untuk mengurangi beban saat pendakian.1. Tenda > usahakan untuk membawa sedikit tenda tapi bisa untuk beberapa
orang.
2. Sleeping Bag > untuk cadangan jika tenda tidak muat atau keadaan lain dimana pendirian tenda gagal dilakukan. Sleeping bag sebaiknya dibawa masing-masing orang.
3. Mini Kitchen > diantaranya kompor gas kecil, parapin, teko kecil, air, makanan kecil, teh/kopi, pisau (usahakan tidak membawa rokok :p).
4. Pakaian hangat > topi kupluk, slop tangan, jaket tebal, sepatu.
5. Tools > lampu pijar, baterai, handphone, baterai cadangan, kartu pengenal.Pada intinya usahakan tidak membawa alat-alat secara berlebihan, ketahui medan dan kondisinya sebaiknya banyak bertanya kepada orang yang berpengalaman.

PENDAKIAN
Pendakian malam hari (bulan purnama) memakan waktu 3 jam, 1 jam pertama adalah medan dengan hutan, hutannya sendiri mempunyai pohon yang tidak terlalu tinggi dan lebat. Mungkin karena gunung ini adalah berapi. 1 jam dan seterusnya adalah medan berbatu dan berpasir, dengan keadaan malam hari dan sinar bulan, pendakian jadi lebih mudah. Hanya perlu berhati-hati karena batu-batu tersebut sangat licin dan pasirnya mengalir dengan gampang.Di perjalannya akan banyak ditemui rumput ilalang yang tingginya bisa mencapai 1 meter lebih. Disarankan untuk memakai pelindung tangan, karena kita akan banyak berpegangan pada batu-batu yang tajam, sebaiknya juga tidak memakai tongkat dan pakailah pijar kepala. 2 jam perjalanan berhentilah sejenak lalu toleh kebelakang, dari sini kita bisa melihat keindahan dan gemerlap kintamani (Kalau cuacanya bagus).
Melanjutkan perjalanan, kintamani adalah daerah dengan curah hujan tinggi, maka dari itu sediakan juga jas hujan. 3 jam terakhir, jika perjalanan lancar maka kita akan sampai pada pertigaan, pertigaan ini memisahkan dua buat puncak kecil Gunung Batur, ya… maksud kami adalah Gunung Batur mempunyai 2 puncak kecil diatasnya. Pilihlah jalan yang paling kanan untuk mendapatkan tempat mendirikan tenda yang lebih luas. Sedangkan puncak paling kiri tematnya lebih kecil.

PUNCAK BATUR 1717 MDPL
Kira-kira 3 jam perjalanan, Puncak Gunung Batur adalah jam 20:00. Di puncak Gunung Batur sudah disediakan sebuah gubuk kecil oleh penduduk setempat, gubuk ini bisa digunakan untuk tempat minum kopi atau bersantap bersama. Disediakan juga kursi-kursi kayu di pinggir-pinggir kaldera. Jangan lupa disini juga disediakan sebuah Pelinggih kecil. Ingatlah bahwa ditempat seperti ini tidak disediakan sarana untuk buang air besar, sehingga disarankan untuk tidak makan terlalu banyak buah dan sayuran, makanlah karbohidrat secukupnya.

A SUNRISE
Tidak bisa dibayangkan jika pagi sudah bersambut, maka anda akan terdiam menatap kesekitar dan tidak pernah menduga pendakian anda sebelumnya. Nikmatilah keindahan alam Puncak Gunung Batur.

AN EGGS by CALDERA
Jika anda perlu protein lebih, anda bisa merebus sebuah telor di lubang2 kaldera yang mengeluarkan asap panas. Yang paling nikmat adalah asap caldera seakan jadi penetral dinginnya cuaca disini.

TURUN GUNUNG
Menuruni puncak Batur akan lebih seru jika kita memutar mencari rute lain. Atau kita harus membelakangi rute pendakian untuk menuruni gunung. Rute ini sedikit ekstrim karena kita harus berjalan dipinggiran kawah yang sangat curam. Perjalanan menuruni gunung ini lebih mudah karena medannya berpasir. Sebagai informasi, sebaiknya kita menggunakan tongkat pada waktu ini. Pokoknya BALI ITU INDAH MEENNNN!!!!

TRAVELER

3 229032_213713561984289_7932109_n 228377_213716178650694_6610832_n 227833_224788004199492_2533632_n 225297_216678275017053_3660841_n 226443_213713998650912_2839550_n 15

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s